Rabu, 19 November 2014

Materi

 MATERI
  •  DEFINISI MATERI
Hal pertama yang harus dipahami tentang materi adalah bahwa tidak semua materi bisa dilihat secara langsung, dan tidak semua yang Anda lihat di sekeliling Anda merupakan materi. Contoh umum adalah udara dan cahaya. Kita bisa merasakan udara, dan bahkan melihat efeknya pada benda-benda seperti pakaian di jemuran; tapi sesungguhnya kita tidak bisa melihatnya – setidaknya tidak bisa tanpa peralatan khusus. Sebaliknya, cahaya memungkinkan kita untuk melihat segala hal di sekitar kita. Setiap matahari terbit, kita bermandikan cahaya – dan kehidupan akan segera menemui ajalnya tanpa cahaya. Tapi cahaya bukanlah materi; ia merupakan energi.

Terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebelum sebuah entitas dapat digambarkan sebagai materi. Pertama, ia harus menempati ruang. Anda terbuat dari materi, dan Anda bisa membuktikan bahwa Anda memakan ruang setiap kali Anda naik ke dalam bak penuh air. Level air yang naik adalah bukti bahwa Anda mempunyai volume. Bukti lain yang kurang jelas terlihat adalah bahwa Anda menolak perubahan gerak. Barangkali contoh lebih baik adalah mobil mogok. Dihadapkan dengan kebutuhan untuk mendorongnya keluar dari jalan, Anda mengalami kelembaman – penolakan terhadap perubahan gerak, sekalipun gerak tersebut masih tersisa. Tak dapat disangkal, gesekan ban dengan jalan memberikan penolakan lebih jauh, tapi meskipun Anda mencoba mendorong mobil di atas lapangan es, Anda akan mendapatinya lebih sedikit bergerak daripada Anda, karena ia mengalami lebih banyak kelembaman dibanding Anda. Dengan kata lain, ada lebih banyak mobil daripada Anda.

Terakhir, materi mempunyai massa. Massa didefinisikan sebagai jumlah materi dalam sebuah objek, tapi ini tidak boleh tertukar dengan berat. Contoh familiar berupa kesamaan berat di Bulan dengan berat Anda di Bumi mungkin sejenak membuat Anda merasa lebih nyaman – tapi massa dan volume Anda tetap sama di kedua lingkungan tersebut. Materi umumnya dapat dijumpai dalam empat fase berbeda, yaitu padat, cairan, gas, dan fisika plasma.

Materi terbagi menjadi 2, yaitu :

1. Zat Tunggal / Murni
Zat tunggal juga dibagi menjadi :
- Unsur
Unsur adalah adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil, atau tak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia biasa. Unsur dibagi ke dalam dua jenis yaitu unsur logam dan nonlogam. Contoh unsur logam adalah perak, besi emas, dan platina. Sedangkan contoh unsur nonlogam antara lain adalah hidrogen, oksigen, nitrogen, dan karbon.

- Senyawa
Zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur melalui reaksi kimia dan senyawa tersebut juga dapat diuraikan lagi menjadi unsur-unsur pembentuknya dengan reaksi kimia. Contoh dari unsur senyawa adalah garam, air, gula, dan trusi.

2. Campuran
Campuran terdiri dari dua zat yang masih mempunyai sifat dari asalnya. Salah satu contoh campuran adalah pasir. Tanpa perlu menggunakan kaca pembesar kita bisa melihat bahwa pasir adalah campuran.
Cara memisahkan campuran:
-Penyaringan
-Kristalisasi
-Sublimasi
-Destilasi
-Khromatografi

Campuran homogen adalah campuran yang serbasama di seluruh bagiannya dan membentuk satu fasa.
Contoh campuran heterogen :
# campuran tepung beras dengan ir,
#campuran kapur dengan pasir,
#campuran serbuk besi dengan karbon.
Contoh campuran homogen :
* campuran gula atau garam dapur dengan air,
* air teh yang sudah disaring,
*campuran gas di udara.
Campuran homogen biasa disebut larutan.
Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut (solute) dan zat pelarut (solvent). Larutan
 1. Larutan dalam wujud gas. Contohnya, udara yang terdiri atas bermacam-macam gas, diantaranya adalah nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida. dapat berwujud padat, cair, dan gas.
 2. Larutan berwujud padat. Larutan berwujud padat biasa ditemukan pada paduan logam. contohnya, kuningan yang merupakan paduan seng dan tembaga. 
3. Larutan berwujud cair. Contohnya, larutan gula dalam pelarut air.

Perubahan Materi
Perubahan materi terbagi menjadi dua macam, yaitu :

I. Perubahan Materi Secara Fisika atau Fisis
Perubahan fisika adalah perubahan yang merubah suatu zat dalam hal bentuk, wujud atau ukuran, tetapi tidak merubah zat tersebut menjadi zat baru.
Contoh perubahan fisis :
a. perubahan wujud
- es balok yang mencair menjadi air
- air menguap menjadi uap
b. perubahan bentuk
- benang diubah menjadi kain
- batang pohon dipotong-potong jadi kayu balok dan triplek, dll.

II. Perubahan Materi Secara Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan dari suatu zat atau materi yang menyebabkan terbantuknya zat baru
Contoh perubahan kimia :

a. Proses fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan yang merubah air, sinar matahari, dan sebagainya menjadi makanan.
6CO2 +6H2O + light ® C6H12O6 + 6O2
b. Proses besi berkarat
Contoh lain perubahan kimia adalah proses pembusukan dan pembakaran, Zat yang dihasilkan sepenuhnya senyawa kimia baru.

Sifat-sifat Materi 


1. Sifat Fisika
Sifat fisika adalah sifat yang berkaitan dengan penampilan atau  keadaan fisis materi, yaitu wujud, titik leleh, titik didih, indeks bias, daya hantar, warna, rasa, dan bau.
2. Sifat Kimia
Sifat kimia adalah sifat yang berkaitan dengan perubahan kimia yang dapat dialami oleh suatu materi, misal dapat terbakar, berkarat, mudah bereaksi, beracun, dan bersifat asam atau basa.
Sifat materi dapat pula digolongkan ke dalam sifat ekstensif dan sifat intensif. Sifat ekstensif adalah sifat yang bergantung pada jumlah (massa, volume, entalpi), dan sifat intensif adalah sifat yang tidak bergantung pada jumlah (warna, rasa, bau, massa jenis, wujud). Sifat fisis dapat berupa sifat ekstensif atau sifat intensif, tetapi sifat kimia semuanya tergolong sifat intensif.
Berdasarkan Ukuran atau Jumlah Zat
dibagi menjadi 2, yaitu : 
1. Sifat Ekstensif
   Keadaan termodinamika adalah keadaan makroskopik dari suatu sistem di mana sifat-sifatnya hanya ditentukan oleh peralatan laboratorium yang menjaga sifat-sifat tersebut pada nilai tertentu yang dipilih dan tidak tergantung pada waktu. Sifat Termodinamika dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu sifat ekstensif dan sifat intensif. Sifat ekstensif (extensive property) jika nilai dan keseluruhan sistem merupakan peenjumlahan nilai dari setiap bagian yang menyusun sistem tersebut.
   Nilai sifat ekstensif yang terukur bergantung pada seberapa banyak materi yang diukur. Massa, panjang dan volume adalah sifat-sifat ekstensif. Semakin banyak materi, semakin besar massanya. Nilai-nilai dari sifat ekstensif dapat di jumlahkan. Misalnya, dua keping uang logam mempunyai gabungan yang merupakan jumlah dari masing-masing keeping uang itu, dan volume yang ditempati air dalam dua buah gelas merupakan jumlah dari volume air di tiap gelas tersebut.
   Sistem adalah bagian dari alam yang menjadi pusat perhatian langsung dalam eksperimen tertentu. Sistem dapat dicirikan dari volume, yang besarnya tertentu, serta dari mol gas yang ada di dalamnya, yang bisa berubah-ubah bila sistem bertukar molekul dengan sekelilingnya. Sifat Ekstensif sistem adalah sifat yang dapat ditulis sebagai jumlah dari masing-masing sifat subsistem. Volume, massa dan energi adalah sifat-sifat ekstensif yang khas; volume dari suatu sistem adalah jumlah dari volume-volume subsistem. Sifat ekstensif dipengaruhi oleh ukuran sistem dan dapat berubah menurut waktu. Banyak analisis termodinamika melakukan perhitungan perubahan sifat ekstensif seperti massa dan energi pada saat sistem berinteraksi dengan lingkungannya.

2. Sifat Intensif

   Sifat intensif (intensive property) tidak dapat di akumulasikan seperti sifat ekstensif. Nilai sifat intensif tidak dipengaruhi oleh ukuran sistem dan dapat bervariasi di setiap bagian sistem pada waktu yang berbeda. Dengan demikian, sifat intensif merupakan sifat posisi fungsi waktu. Volume spesifik, tekanan dan temperatur adalah contoh sifat intensif yang digunakan. Suatu sifat intensif sistem adalah sifat-sifat yang sama dengan sifat-sifat yang bersesuaian dengan masing-masing subsistem tersebut. Suhu dan tekanan adalah sifat-sifat intensif yang khas; jika suatu sistem pada 298 K dibagi dua, suhu masing-masing bagian akan tetap 298 K.

Sumber : 
-https://sainstory.wordpress.com/2011/03/08/apa-itu-materi/
-http://tamarax7yphb.blogspot.com/2010/10/apa-itu-materi-zat-tunggal-unsur.html  
-http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2008/DIDAH%20RAHAYU%20%280606371%29/halaman_9.html
-http://matumona.wordpress.com/kelas-vii/1-materi-dan-perubahan-materi/
-http://ibrahim-wahyus.blogspot.com/2011/02/sifat-materi-dan-perubahan-materi.html
-http://id.wikipedia.org/wiki/Sifat_ekstensif_dan_intensif

Perkembangan IPTEK

PERKEMBANGAN IPTEK

Perkembangan IPTEK sangat berpengaruh bagi kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik kebutuhan jasmani maupun rohani. Kemajuan iptek tidak lepas dari dunia pendidikan. Maka dari itu pendidikan sangatlah penting. Dindonesia perkembangan iptek sangat tertinggal jauh dan memprihatinkan dibandingkan dengan negara-negara lain. 

Hal ini disebabkan :
1. DiIndonesia sangat terbatas yang mendapakan pendidikan terutama pendidikan tinggi
2. Kurangnya para ahli teknologi untuk menyalurkan pengetahuan kepada oranglain.
3. kurangnya inovasi dari pemerintah itu sendiri.

Dampak Positif Perkembangan Iptek

1. Menambah Wawasan dan Pengetahuan
Dengan teknologi yang canggih, banyak masyarakat menggunakan komputer dan internet. dari yang dewasa hingga anak kecil pun sudah menggunakannya apalagi dijaman modern ini. kita dengan mudahnya mengakses atau mencari tahu pengetahuan dan wawasan diinternet. 
2. Mempermudah informasi
Informasi sangalah penting bagi kehidupan sehari-hari. apalagi dijaman sekarang dimana tanpa informasi kita akan serba tertinggal. terlebih lagi maraknya berbagai media cetak dan elektronik sangat memudahkan kita mendapatkan informasi. jaman dahulu untuk mengirim pesan dan mengetahui informasi sangalah susah dan lambat tetapi dengan adanya perkembangan iptek kita menjadi serba mudah.
3. Memberikan Kemudahan
perkembangan iptek sangat memberikan berbagai informasi dan kemudahan terutama dalam indrustri, komunikasi dan ppertanian. contohnya dibidang pertanian, dahulu untuk membajak sawah dengan menggunakan alat tradisional atau dengan bantuan kerbau namun sekarang dengan adanya perkembangan iptek membajak sawah menggunakan peralatan mesin sehingga lebih efisien, mudah, cepat dan tidak memakan waktu yang lama untuk proses penanaman.

Dampak Negatif Perkembangan Iptek
1. Berubahnya Pola Pikir
Masyarakat indonesia sangat agresif dan menyukai hal baru apalagi yang sedang buming. terutama dengan peralatan elektronik. tidak hanya mempengaruhi pola pikir anak kecil namun juga orang dewasa. jaman sekarang banyak siaran televisi yang kurang bermanfaat dan mendidik. bahkan diindonesia tersiar kabar film kartun anak akan dihapuskan dari pertelevisian indonesia. sangatlah disayangkan karena film kartun jauh lebih baik dan memberikan prilaku yang baik dibandingan sinetron yang kurang mendidik, tidak menbangun, dan tidak meberikan contoh yang baik justru sebaliknya.
2. Dengan Mudahnya mengakses situs
Jaman sekarang teknologi yang serba maju ini siapapun dengan mudahnya mengakses situs-situs yang tidak baik.
3. Menyianyiakan waktu
Jaman sekarang tidak hanya anak kecil, anak remaja, dewasa, hingga yang sudah tua pun banyak menggunakan sosmed(sosial media). hal ini mengakibatkan banyak waktu tersita hanya untuk menggunakan sosial media. contohnya waktu belajar anak malah asik bbman. hal ini sangat disayangkan karena belajar itu sangat penting untuk masa depan.

Dijaman era modern ini perkembangan iptek sangat berpengaruh sekali maka dari itu kita harus menggunakan iptek ini dengan positif sehingga tidak merugikan diri sendiri dan oranglain.

daftar pustaka : http://edukasi.kompasiana.com/2014/04/18/perkembangan-iptek-di-indonesia-648999.html

Ciri-ciri Sifat Manusia

CIRI-CIRI SIFAT DASAR MANUSIA

          Sifat dasar manusia yang pertama dan paling banyak ditemui di kalangan per-artisan adalah Sanguinis. Dari kalimat di atas saja sudah sedikit menguak ciri-ciri pemilik watak ini kan. Benar! Orang berwatak sanguinis adalah tipe orang-orang cepat atau lambat akan menjadi populer. Karena inilah sifat ini disebut “Sanguinis yang Populer”. Tidak hanya artis yang bisa memiliki sifat ini, melainkan siapa saja yang memiliki ciri-cirinya kemungkinan dia memiliki sifat ini atau sebagian dari sifat ini. 

Berikut ciri-cirinya :
  • Supel atau mudah sekali bergaul.
  • Suka teriak-teriak gak jelas.
  • Paling semangat di antara yang lain.
  • Paling kocak.
  • Agak sombong.
  • Suka menolong orang.
  • Main perasaan.
  • Gak teratur hidupnya.
  • Easy going.
  • Pikiran gak tetap, berubah-ubah, labil.
  • Dikelilingi banyak orang (populer).
  • Super kreatif dan inovatif.
  • Mulut nyerocos mulu tapi gak pernah dengerin orang.
  • Gak suka mikir terlalu detail dan keras.
  • Banyak bercanda.
  • Kekanak-kanakan.
  • Selalu ingin tahu segala hal.
  • Optimis.
  • Selalu ceria.
  • Cepat bosan.
Pandangan hidup : Memotivasi orang untuk melihat dia melompati tembok
Pekerjaan : Artist, Pembicara, Fasilitator, Salesman.

Sifat dasar yang kedua adalah sifat yang sangat bertolak belakang dengan sanguinis, yaitu Melankolis. Watak ini banyak ditemui di kalangan einstein. Contohnya kakaknya einstein, adeknya einstein, bapaknya einstein, serta kerabat-kerabatnya einstein (hehe, yah, seperti itulah). Mereka cenderung untuk mengandalkan logika dan bukti untuk mencapai kesimpulan. Berbeda sekali dengan sanguinis yang secara sekejap akan menyatakan kesimpulannya tanpa mengetahui bahwa E=MC2 terlebih dulu. Orang melankolis cenderung “sempurna” dalam menjalani hidup. Karena itu watak ini disebut “Melankolis yang Sempurna”. Berikut ciri-ciri orang berwatak melankolis.
  • Cenderung pendiam.
  • Kebanyakan cerdas.
  • Lebih senang sendiri dari pada berkumpul.
  • Sensitif sekali terhadap kritik, walaupun cuman “ah lo gendut amat, haha (nada bercanda)”
  • Tertib dan disiplin tinggi. 
  • Jalan hidup terencana sampai 5 bahkan 10 tahun ke depan.
  • Ruangan selalu rapi.
  • Terlihat tenang dan serius.
  • Artistik, musikal, filosofis, dan puitis.
  • Suka berkorban.
  • Suka melihat tabel daftar dan diagram.
  • Perfeksionis.
  • Terlalu sering curiga.
  • Suka nyanyi-nyanyi lagu melow kalo lagi sendirian.
  • Terlihat keren (cool).
  • Selera humor rendah.
Pandangan hidup : Membuat perhitungan detail untuk mengukur tembok sebelum melewatinya
Pekerjaan : Peneliti, Analis, Akuntan, Teknisi.

Sifat berikutnya adalah Koleris. Watak ini bisa di baca dengan hanya satu kata, “KUAT”. yah, dari situ akan menyebar ke berbagai aspek ciri lainnya. Oleh karena itu, sifat ini disebut “Koleris yang Kuat”. Inilah ciri-ciri seseorang memiliki watak koleris yang kuat.
  • Langkah cepat.
  • Tampak terburu-buru.
  • Datang paling awal, pulang paling cepat.
  • Mendominasi.
  • Tidak suka dibantah.
  • Menghadapi kekerasan dengan kekerasan.
  • Hidup penuh tujuan bagi kepentingan diri sendiri.
  • Tidak suka basa basi.
  • Aktif.
  • Bebas dan mandiri.
  • Pantang menyerah.
  • Tidak terlalu butuh teman.
  • Sulit meminta maaf.
  • Unggul dalam keadaan darurat.
  • Selalu benar.
  • Membuat keputusan sulit dengan cepat.
  • Tertantang dengan tantangan dan persaingan.
  • Cepat marah.
  • Emosi tidak pada belas kasihan.
  • Ambisius.
  • Egois.
  • Melakukan sesuatu seenak jidat.
Pandangan hidup : Mendobrak tembok
Pekerjaan : Pengusaha, Pemimpin, Direktur.

Sifat yang terakhir yaitu Phlegmatis. Tidak banyak hal menonjol yang dimiliki watak ini. Tapi justru karena di sinilah sisi baik mereka. Mereka hanya ingin kedamaian abadi di muka bumi ini. Karena inilah mereka disebut si “Phlegmatis yang Damai”. Seperti halnya sanguinis-melankolis yang berbanding terbalik, phlegmatis merupakan kebalikan dari koleris. Mereka cenderung santai, bahkan sangat santai. Berikut ciri-cirinya.
  • Damai.
  • Setia.
  • Malas.
  • Lebih senang mendengarkan daripada berbicara.
  • Banyak teman.
  • Mudah beradaptasi.
  • Patuh.
  • Berusaha menyenangkan hati orang.
  • Motivasi kurang.
  • Rendah hati.
  • Emosi stabil.
  • Bijaksana.
  • Supportif.
  • Menghindari konfilk.
  • Menemui cara yang mudah dalam melakukan sesuatu (mungkin karena malas )
  • Sangat lambat dalam memilih tindakan.
  • Punya selera humor.
  • Anti bosan.
Pandangan hidup : Membantu orang melompati tembok
Pekerjaan : Staf administrasi, Konselor, Customer service.

Yah, itulah 4 sifat dasar manusia. Sebagai catatan, tidak menutup kemungkinan seseorang memiliki lebih dari satu tipe watak. 

Daftar Pustaka : https://allaboutsosialita.wordpress.com/2013/06/13/beberapa-macam-jenis-dan-sifat-manusia/

Sabtu, 15 November 2014

Ilmu Alamiah Dasar

 Ilmu Alamiah Dasar

  1. Pengertian
Ilmu alamiah dasar atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan ilmu pengetahuan yang menjelaskan tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja dan ilmu yang hanya berbicara tentang bagaimna metode-metode ilmu kealaman dalam menjelaskan gejala-gejala alam lebih secara filosofi.
Sedangkan ilmu alamiah dasar menurut Abdulah Aly dan Eny Rahma (2006: V) “Ilmu Alamiah Dasar” merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Teknologi”.
Jadi, pengetahuan dasar yang mempelajari alam semesta,dan dapat dikatakan sebagai konsep awal terbentuknya ilmu pengetahuan alam. Yang dapat dipelajarinya dengan cara metode-metode atau prinsip-prinsip yang tidak dapat lepas dari kenyataan (realitas).
Ilmu alamiah dasar yang mempelajari dasar-dasar alamiah secara universal atau keselururan tapi yang mencakup dasar-dasarnya saja. Ilmu alamiah selalu merumuskan masalahnya dari gejala-gejala yang realitas sehingga metode yang dapat digunakan dalam ilmu alamiah dasar adalah metode-metode yang tidak lepas dari objek-objek materi yang dapat dilihat dan dirasa oleh panca indra. Metode-metode yang digunakan dalam menapsirkan Ilmu Alamiah Dasar adalah metode-metode alamiah yang dapat di lihat oleh indra sehingga,tidak dapat dengan mudah untuk mengambil keputusan untuk membuat prinsip mengenai ilmu alamiah dasar jika tidak ada realitanya.

a) Manusia
Manusia adalah mahluk yang lemah di bandingkan mahluk lain . Namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat mengembangkan kemampuan dan tekhnologi . Dan dengan ilmu pengetahuan manusia bisa hidup lebih baik lagi . manusia adalah sebaik-baiknya mahluk yang telah di ciptakan tuhan . Patutnya syukurilah nikmat yang diberikan oleh Tuhan yang maha esa karena dengan nikmatnya kita diberikan akal untuk berfikir , membedakan yang baik dan buruk juga dapat memperoleh ilmu pengetahuan .
Sifat manusia selalu tidak pernah puas , maka ketersediaan sumber daya yang terbatas tidak bersesuaian dengan keinginan manusia yang tidak terbatas . Manusia pun mempunyai keinginan rasa ingin tahu terhadap rahasia alam , selalu mencoba mencari jawaban dengan pengamatan dan penggunaan pengalaman . Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos .


b) Mitos
Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut mitos . Cerita – cerita pada mitos disebut legenda . Kebenaran mitos masih bersifat simpang siur karena tidak ada bukti yang otentik dan disebarkan melalui cerita dari mulut ke mulut (lisan) . Mitos dapat diterima karena keterbatasan pengindraan , penalaran , dan hasrat ingin tahu yang harus di penuhi. Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia yaitu kira-kira 700-600 SM . Pengetahuan dan ajaran tentang orang Babiloniasetengahnyamerupakan dugaan,imajinasi,kepercayaan ,atau mitos. Pengetahuan ini disebut pseudo science (sains palsu). Ini adalah ilmu pengetahuan yang masih diragukan kebenarannya .

c) Lahirnya Ilmu Alamiah
Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman . Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi.


d) Keterbatasan Ilmu Alamiah
Bidang ilmu alamiah yang menentukan ilmu alamiah adalah metode ilmiah . Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusialah yang menilai apakah ilmu yang dipakainya baik atau buruk .


e) Pembagian Ilmu Pengetahuan

- Ilmu pengetahuan sosial
Yakni ilmu pengetahuan yang membahas hubungan antara manusia sebagai mahluk sosial . Bagaiman huhubungan antar balik manusia dengan manusia lainnya atau mahluk lain. Yang terbagi atas : Psikologi , Pendidikan , Antropologi , Etnologi, Sejarah, Ekonomi , dan Sosiologi.
- Ilmu Pengetahuan Alam
Yakni ilmu yang membahas tentang alam semesta , jagat raya dan seluruh isinya . Tentang penciptaan nya dan teori-teori pengetahuan yang bersifat ilmiah . Yang terbagi atas :
Fisika , Kimia , dan Biologi .
- Ilmu pengetahuan bumi dan antariksa
Yakni ilmu yang membahas tentang bumi dan isinya serta antariksa yaitu ruang angkasa dan benda-benda langit yang ada di dalamnya . Yang terbagi atas : Geologi dan Astronomi.


Sumber : http://intanayuda8.wordpress.com/2013/04/05/ilmu-alamiah-dasar-html/
              http://aiiazzsecret.blog.com/2010/12/13/pengertian-ilmu-alamiah-dasar-dan-bagian-bagiannya/