SISTEM
MANAJEMEN BASIS DATA
BAB
6
EDISI
10
Komputer
semakin meningkat kekuatannya, dan biaya sumber daya komputasi terus mengalami
penurunan. Pada waktu yang sama, organisasi bisnis mengumpulkan data dalam
jumlah yang sangat besar dan menyimpan data tersebut dalam basis data. Piranti
lunak sistem manajemen basis data adalah hal yang sangat penting dalam
pengorganisasian data ke dalam suatu struktur yang dapat memfasilitasi
penarikan dengan cepat.
Basis
data rasional telah menjadi struktur basis data yang dominan di dalam
perusahaan karena dua alasan. Pertama, secara konseptual mudah untuk dipahami.
Kedua, struktur basis data rasional mudah untuk di ubah karena menggunakan
hubungan implisit adalah file spreadsheet,
kolom-kolom dalam spreadsheet menujukan field,
baris-baris dalam spreadsheet menunjukan record. Hubungan antartabel terbentuk
ketika nilai-nilai field data dan field-field yang umum adalah sama.
Sistem manajemen basis data rasional relatif
mudah digunakan dan dipahami oleh para manajer.
Memahami
struktur basis data dimulai dengan memahami peranan yang dimainkan oleh data
dalam pengambilan keputusan. Perusahaan dapat memulai dengan masalah-masalah
yang dihadapinya dan membuat data yang dibutuhkan dari suatu metodologi yang
berorientasi pada proses. Jika perusahaan ingin mengambil keuntungan dari
kesamaan masalah diantara area-area bisnis, perusahaan tsb dapat menerapkan
pendeketan pemodelan perusahaan. Adapun metode penentuan data yang digunakan,
harus tetap digunakan suatu teknik untuk menguraikan data yang dibutuhkan.
Diagram relasi entitas dan diagram kelas adalah alat-alat yang memungkinkan
para pengguna dan spesialis sistem informasi saling mengomunikasikan kebutuhan
data secara efektif.
Data
pada umumnya didapatkan kembali melalui laporan dan formulir. Akan tetapi,
dengan para manajer membutuhkan akses langsung yang lebih cepat atas data,
mereka lalu menulis query basis data
mereka sendiri. Ini merupakan alat yang ampuh bagi para manajer, tetapi seperti
kebanyakan alat yang ampuh lainnya, terdapat bahaya. Jika manajer tidak
mengetahui asumsi-asumsi yang dipergunakan sistem manajemen basis data untuk
memproses query, laporan, dan formulir, mereka mungkin mendapatkan data yang
diperoleh kembali bukanlah data yang dimaksudkan.
Luasnya
data yang terkait dengan bisnis modern dan dampaknya yang sangat penting pada
operasi bisnis telah bersatu untuk menyebabkan terciptanya posisi administrator
basis data di kebanyakan organisasi besar. Tugas-tugas orang ini meliputi
berkerja samadengan manejemen untuk merencanakan struktur dan pengorganisasian
data yang dimiliki organisasi. Masalah-masalah keamanan juga sangat penting,
khusunyya karena internet dapat memungkinkan individu-individu di luar
organisasi mengakses informasi yang berada didalam basis data organisasi. Yang
kurang diketahui, namun tidak kalah pentingnya, adalah peranan administrator
basis data dalam melatih penguna yang perlu mengakses basis data. Keamanan
mengharuskan menjaga masuknya pihak-pihak yang tidak berwenang dan memberikan
akses yang mudah bagi pihak yang berwenang.
Semua
manajer perlu memahmi struktur-struktur basis data dasar dan bagaimmana cara
memperoleh kembali data dari basis data. Pemahaman ini merupakan hal yang
sangat penting bagi pengembalian keputusan yang cerdas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar